Pabila aku jatuh cinta

segalanya berubah sekelip mata

bak kata orang

mandi tak basah

tidur tak lena

makan tak lalu

bagaikan orang terpukau

dipanah asmara yang membara

 

Pabila aku jatuh cinta

segalanya dirasakan

terlalu indah pada pancaindera ini

pada penglihatanku

kaulah wanita idaman

setiap lelaki

kau terlalu rupawan

walau aku sedar

duniaku dan duniamu

ibarat langit dan bumi

akan ku seberangi

demi menggapai sebuah impian

bersama sehingga ke akhirnya

 

Namun

langit tidak selalunya cerah

ternyata kau melihatku

hanyalah sebuah boneka

pabila puas dipermainkan

dibuang begitu sahaja

kata orang tua

habis madu sepah dibuangnya

hatiku hancur berkecai

jatuh ke bumi ini

terhiris dengan perbuatanmu itu

apakah begitu rendah

nilai maruahku ini?

sesungguhnya

aku menyintaimu sepenuh jiwa

tetapi inikah pembalasannya?

 

Pabila aku jatuh cinta

kembali menerima sinar bahagia

kau muncul kembali

menagih kepulanganku

berserta kemaafan

yang tidak seberapa

jawapanku kepadamu

carilah kebahagiaanmu sendiri

mungkin kita berdua

tidak cocok sama sekali

mungkin di luar sana

masih ada hati

menanti untuk dipetik

aku masih terluka

akan pengkhianatanmu

walaupun kalimah maaf itu

terpacul dari lisanmu

hatiku sudah tertutup kepadamu

pulanglah ke tempatmu

aku lebih bahagia

dari masa lalu

 

Pabila aku mendengar

deraian tangisanmu

adakah aku begitu kejam

sehingga ke tahap itu?

tetapi kebenaran itu

cukup menyakitkan

kalau si penyampai

serba salah dan gelisah

inikan pula si penerimanya

maafkan aku

tetapi inilah hakikatnya

burulah kebahagiaan

yang sentiasa melepasi

genggaman eratmu itu

aku sentiasa berdoa

moga kau dan aku bahagia

walaupun kita berada

di haluan berbeza

tetapi di akhirnya

kita ketemu jua

 

This poem is an adaptation from song title ‘Bila Aku Jatuh Cinta’ or ‘When I Fall in Love’ sang by Malaysian artist,Awi Rafael.In his interview,he write and compose this song,based on his own experience when he actually fall in love with.However,his relationship ended with him feel the excruciating pain of misery,disappointment and sadness.If you’re listen closely to that song,you can feel his feelings to his former girlfriend remain strong as ever.However,he accepted that between him and her,maybe this is a better end for both sides.

As for me,I dedicate this poem and that song to myself and others who still suffering the same condition.We have to accept,she may beyond our reach and we have to take it to the chin,realizing that we’re not a good match after all.Move on and carry on with our lives.Of course,it is sucks but then again,it is parts and parcels of life.Why we should dwell on the past while we have other things that need to worry about?I’m sure God or for Muslims,Allah have plans for all of us.Who knows,we might find someone even better out there,treating our wounds and move together to pursue a happy ending that we all desire.